Breaking News

Viral..Dari Skandal Penyelewengan Kredit Hingga Saldo Hilang di BRI Buat Nasabah Kerinci-Sungai Penuh Panik, Takut Jadi Korban Berikutnya

Suarakerinci.id, SUNGAIPENUH – Kepercayaan publik terhadap Bank Rakyat Indonesia (BRI) mulai diguncang. Serangkaian kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dan penipuan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang melibatkan oknum pegawai BRI di berbagai daerah, kini memicu keresahan nasabah di Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Tidak hanya itu saja, dalam beberapa waktu belakangan ini isu akan hilangnya saldo direkening Nasabah terus bermunculan di Media sosial yang makin menambah resah para nasabah Bank di Kerinci-Sungai Penuh, tidak terkecuali Masyarakat yang mayoritas Nasabah BRI.

Bukan sekadar isu lokal, kasus ini mencuat secara nasional. Mulai dari penipuan dana KUR senilai Rp520 juta di BRI Curup, Rejang Lebong, hingga kasus terbaru yang menyeret Kantor BRI Cabang Pringsewu, Bandar Lampung dengan kerugian negara mencapai Rp17 miliar dalam skema dugaan penipuan KUR dan Kupedes.

Tak kalah mengejutkan, permasalahan penyelewengan dana BRI juga pernah terjadi di wilayah Kerinci. Kasus ini menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah, menambah daftar panjang deretan dugaan bobroknya pengawasan internal di tubuh BRI.

“Kami makin takut menabung atau ajukan KUR. Jangan sampai kami jadi korban berikutnya demi kepentingan oknum tak bertanggung jawab,” ujar salah satu warga Sungai Penuh dengan nada geram.

Menurutnya, maraknya penipuan yang melibatkan pegawai BRI menjadi bukti lemahnya sistem kontrol dan pengawasan internal. Jika tidak segera dibenahi, hal ini dikhawatirkan akan menggerus kepercayaan publik secara masif.

"Kami harap BRI segera bertindak tegas dan memperketat pengawasan. Jangan sampai rakyat kecil jadi tumbal kelalaian sistem mereka," tegasnya.(qhy)