Bidik PAD Lebih Besar, Disbudparpora Sungai Penuh Siapkan 5 Inovasi untuk Bukit Khayangan
suarakerinci.id, SUNGAIPENUH- Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Berbagai inovasi dilakukan untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke sejumlah destinasi unggulan, salah satunya Objek Wisata Bukit Khayangan yang selama ini menjadi ikon pariwisata Kota Sungai Penuh.
Melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora), pengembangan Bukit Khayangan terus dilakukan, baik dari sisi pelayanan, fasilitas, promosi maupun pengelolaan kawasan wisata.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudparpora Kota Sungai Penuh, Deka Putra, membenarkan bahwa pihaknya terus menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan daya tarik Bukit Khayangan sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.
Menurutnya, sejumlah langkah strategis telah disiapkan dan dilakukan, mulai dari digitalisasi pelayanan tiket melalui penerapan sistem tiket elektronik serta pencatatan kunjungan wisatawan.
Selain itu, pengembangan spot foto dan wisata keluarga juga menjadi perhatian, dengan menghadirkan fasilitas yang menarik dan nyaman bagi pengunjung.
Disbudparpora juga memperkuat promosi digital melalui media sosial, video promosi serta kolaborasi dengan berbagai komunitas kreatif. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi sehingga Bukit Khayangan semakin dikenal masyarakat luas.
Tidak hanya promosi, peningkatan fasilitas wisata juga terus dilakukan, meliputi penataan kawasan, kebersihan lingkungan, penyediaan tempat istirahat serta fasilitas pendukung lainnya.
Selanjutnya, pengembangan kalender kegiatan wisata menjadi salah satu strategi untuk menghadirkan kegiatan kreatif dan atraksi wisata yang berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan.
"Tujuan akhir dari inovasi tersebut tidak lain untuk meningkatkan PAD dari sektor wisata Kota Sungai Penuh, sekaligus mempromosikan Kota Sungai Penuh agar semakin dikenal luas," sebut Deka Putra.
Ia mengungkapkan, upaya pengembangan tersebut mulai menunjukkan kontribusi positif terhadap pendapatan daerah. Hingga saat ini, realisasi PAD dari retribusi Objek Wisata Bukit Khayangan Kota Sungai Penuh telah mencapai 80,77 persen.
"Capaian tersebut menunjukkan bahwa objek wisata Bukit Khayangan masih menjadi salah satu destinasi unggulan yang berkontribusi terhadap pendapatan daerah, sekaligus memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kota Sungai Penuh," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Disbudparpora Kota Sungai Penuh, Leo Candra Gusnadi, mengatakan sektor pariwisata di Kota Sungai Penuh telah dikenal sejak lama, terutama keberadaan Bukit Khayangan yang memiliki daya tarik tersendiri.
Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan destinasi tersebut agar tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat lokal, tetapi juga semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.
"Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata serta mendorong promosi yang lebih luas agar kunjungan wisatawan semakin meningkat," ungkap Leo.
Di sisi lain, Kepala Disbudparpora Kota Sungai Penuh, Dedi Wahyudi, menegaskan bahwa keberadaan Objek Wisata Bukit Khayangan memiliki dampak besar dalam menunjang peningkatan PAD daerah.
Menurutnya, potensi wisata yang dimiliki Kota Sungai Penuh perlu terus dikembangkan dan dipromosikan agar mampu memberikan manfaat lebih besar bagi perekonomian daerah, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan aktivitas masyarakat.
Ia juga berharap momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kota Sungai Penuh dapat menjadi kesempatan untuk semakin memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada masyarakat luas.
"Kita berharap dengan momentum HUT Sungai Penuh ke-18 menjadi awal yang baik untuk lebih memperkenalkan wisata Sungai Penuh kepada masyarakat luas, seperti halnya instruksi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Alfin-Azhar," jelas Dedi Wahyudi.
Dengan berbagai inovasi dan pengembangan yang terus dilakukan, Bukit Khayangan diharapkan semakin menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat serta memberikan kontribusi nyata terhadap PAD Kota Sungai Penuh.(qhy)
