Kinerja Anggota DPRD Kerinci Disorot, AKtivis; Abaikan Fungsi Pengawasan
suarakerinci.id, KERINCI- Kinerja anggota DPRD Kabupaten Kerinci menjadi sorotan. Sejumlah kalangan menilai fungsi pengawasan wakil rakyat saat ini belum terlihat maksimal, terutama dalam aktivitas turun langsung ke lapangan.
Kondisi tersebut dinilai berbeda dengan anggota DPRD Kerinci pada periode sebelumnya yang dinilai lebih sering turun ke lapangan untuk menjalankan fungsi pengawasan. Saat ini, aktivitas anggota dewan di tengah masyarakat disebut relatif jarang terlihat.
Sorotan tersebut disampaikan salah seorang aktivis Kerinci, Feri. Ia menyayangkan minimnya aktivitas anggota DPRD di lapangan, padahal pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan merupakan bagian penting dari tugas wakil rakyat.
“Anggota DPRD Kerinci hanya terlihat saat rapat di kantor saja, baik itu paripurna dan hearing semata. Hanya bisa dilihat masyarakat melalui media sosial,” ungkap Feri.
Menurutnya, anggota DPRD seharusnya tidak hanya hadir dalam agenda formal seperti rapat paripurna dan hearing. Wakil rakyat juga perlu turun langsung melihat kondisi masyarakat serta memantau pelaksanaan berbagai program pembangunan.
Feri mengatakan, turun ke lapangan dapat memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan begitu, anggota DPRD dapat membawa temuan tersebut ke dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
Ia juga menyoroti aktivitas anggota DPRD Kerinci yang terlihat di media sosial. Menurutnya, hanya beberapa anggota yang terlihat mempublikasikan kegiatan turun ke lapangan.
Salah satunya berasal dari unsur pimpinan DPRD Kerinci, yakni dr. Surmila Apri Yulisa, yang beberapa kali terlihat membagikan aktivitasnya melalui akun Facebook.
Namun, Feri berharap aktivitas pengawasan lapangan tidak hanya dilakukan oleh beberapa anggota DPRD. Seluruh anggota dewan, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi sebagai wakil masyarakat.
“Sebagai masyarakat yang menitipkan wakil di DPRD Kerinci, kami berharap para anggota DPRD bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Jangan hanya bisa duduk, rapat dan pulang,” tegasnya.
Menurut Feri, masyarakat membutuhkan wakil rakyat yang mau hadir secara langsung ketika terjadi persoalan di lapangan. Kehadiran anggota DPRD juga dapat menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat secara lebih efektif.
Ia menilai masih banyak persoalan yang tidak selalu muncul dalam rapat di gedung DPRD. Karena itu, kunjungan langsung ke desa, fasilitas umum, lokasi pembangunan, maupun wilayah yang mengalami persoalan dinilai penting sebagai bagian dari proses pengawasan.
Feri berharap anggota DPRD Kerinci dapat meningkatkan intensitas turun ke lapangan. Ia juga meminta masyarakat tidak hanya menjadi objek pembahasan dalam rapat, tetapi mendapatkan ruang yang cukup untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil mereka.
Sorotan tersebut diharapkan menjadi evaluasi bagi DPRD Kerinci agar lebih aktif menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Bagi masyarakat, kinerja anggota DPRD tidak hanya terlihat dari kehadiran dalam rapat atau agenda resmi. Kehadiran di tengah masyarakat dan tindak lanjut terhadap berbagai persoalan juga menjadi bagian penting yang dinilai publik.
Karena itu, masyarakat Kerinci kini menunggu langkah nyata para anggota DPRD untuk lebih aktif turun ke lapangan, menyerap aspirasi, serta memastikan berbagai program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.(qhy)