Breaking News

Bupati Kerinci Monadi Resmi Buka Jambore Pramuka 2026, Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan Generasi Muda

suarakerinci.id, KERINCI- Semangat ratusan anggota Pramuka dari berbagai gugus depan memenuhi arena Jambore Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kerinci Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung meriah sejak pembukaan resmi yang dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi.

Suasana penuh antusiasme langsung terasa ketika peserta mengikuti rangkaian upacara pembukaan. Selain menghadirkan semangat kebersamaan, kegiatan itu juga menjadi momentum penting dalam membangun karakter generasi muda di Kabupaten Kerinci.

Dalam sambutannya, Monadi menegaskan bahwa Jambore Pramuka bukan sekadar kegiatan perkemahan biasa. Menurutnya, Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk mental, disiplin, serta jiwa kepemimpinan generasi muda di tengah derasnya perkembangan zaman.

Ia menilai generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding masa sebelumnya. Karena itu, pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka menjadi sangat penting untuk menjaga moral dan semangat kebangsaan pelajar Indonesia.

Monadi mengajak seluruh peserta jambore memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar, membangun persaudaraan, dan melatih kemandirian sejak usia dini.

Selain itu, ia juga meminta para peserta menjaga kekompakan serta meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Menurut Monadi, Gerakan Pramuka mengajarkan nilai kejujuran, kepedulian sosial, pengorbanan, hingga semangat gotong royong yang saat ini mulai terkikis akibat pengaruh negatif perkembangan teknologi dan media sosial.

“Jambore ini bukan hanya tentang mendirikan tenda atau mengikuti perlombaan. Kegiatan ini melatih mental, membangun disiplin, dan membentuk generasi tangguh untuk menghadapi masa depan,” ujar Monadi.

Kemudian, ia mengingatkan peserta agar menggunakan teknologi secara bijak. Ia meminta generasi muda menjauhi narkoba, kekerasan, serta pengaruh buruk media sosial yang dapat merusak masa depan.

Sebaliknya, Monadi mendorong pelajar memanfaatkan teknologi untuk belajar, meningkatkan kreativitas, dan membangun daerah melalui inovasi positif.

Selain membahas pentingnya disiplin, Monadi juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta jambore. Ia meminta para pelajar tidak merasa rendah diri meskipun berasal dari keluarga sederhana atau sekolah di daerah.

Menurutnya, banyak tokoh besar Indonesia lahir dari keterbatasan. Namun, mereka berhasil karena memiliki mimpi besar, semangat belajar tinggi, dan keberanian menghadapi tantangan hidup.

Monadi menegaskan Kabupaten Kerinci membutuhkan generasi muda kreatif, tangguh, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap daerah sendiri.

Ia juga menilai kekayaan alam, budaya, dan tradisi masyarakat Kerinci harus tetap dijaga oleh generasi muda agar tidak hilang di tengah modernisasi.

“Saya berharap melalui kegiatan jambore ini lahir pemimpin masa depan Kerinci yang cerdas, berakhlak baik, dan siap bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat sambutan meriah dari para peserta jambore yang hadir di lokasi kegiatan.

Perkembangan teknologi digital menjadi salah satu perhatian utama dalam sambutan Bupati Kerinci tersebut. Monadi menilai kemajuan teknologi membawa manfaat besar, namun juga menghadirkan tantangan serius bagi generasi muda.

Karena itu, ia meminta pelajar lebih selektif dalam menggunakan media sosial dan internet.

Menurutnya, anak muda harus mampu menjadikan teknologi sebagai sarana belajar dan pengembangan diri, bukan sekadar hiburan tanpa manfaat.

Selain itu, Monadi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika, sopan santun, dan rasa hormat kepada orang tua maupun guru di tengah perubahan sosial yang semakin cepat.

Ia menilai pendidikan karakter tetap menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi muda berkualitas dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Monadi menunjukkan optimismenya terhadap potensi generasi muda Kabupaten Kerinci. Ia percaya anak-anak Kerinci memiliki kemampuan besar untuk bersaing di berbagai bidang jika terus mendapat pembinaan yang baik.

Menurutnya, semangat belajar, kerja keras, dan disiplin akan menjadi modal utama bagi generasi muda dalam meraih masa depan.

Selain itu, ia juga meminta peserta tetap menjaga identitas budaya daerah meskipun hidup di era modern yang serba digital.

Monadi menegaskan bahwa kemajuan tidak boleh membuat generasi muda melupakan akar budaya, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kerinci.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta jambore memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, dan terus membangun semangat nasionalisme.

Pada bagian akhir sambutannya, Monadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, pelatih, serta semua pihak yang ikut menyukseskan Jambore Pramuka Kwarcab Kerinci Tahun 2026.

Ia menilai peran pembina dan pelatih sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, religius, cinta lingkungan, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan generasi muda tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, masyarakat, dan organisasi kepemudaan seperti Pramuka.

Karena itu, Monadi mengajak seluruh masyarakat terus mendukung Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda yang positif dan produktif.

Sebelum menutup sambutannya, Monadi kembali memberikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta jambore.

“Jangan takut bermimpi besar. Karena setiap perubahan besar selalu dimulai dari mimpi, semangat, dan keberanian anak-anak muda,” pesannya.

Kemudian, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Kerinci Monadi resmi membuka Jambore Pramuka Kwartir Cabang Kerinci Tahun 2026.(qhy)