Dinas Kesehatan Kerinci Raih Penghargaan UPZ Terbesar OPD Semester I 2026
suarakerinci.id, KERINCI- Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci mendapat apresiasi atas kontribusinya dalam penghimpunan zakat aparatur sipil negara (ASN). Instansi tersebut dinobatkan sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Terbesar lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kerinci Semester I 2026.
Penghargaan itu diserahkan dalam apel gabungan Pemerintah Kabupaten Kerinci yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, Senin (3/8/2026). Apel dipimpin Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan Pemkab Kerinci terhadap komitmen Dinas Kesehatan dalam mendorong ASN menunaikan zakat penghasilan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kerinci.
Wakil Bupati Murison mengapresiasi peran BAZNAS Kabupaten Kerinci yang dinilai terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan para ASN tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan dana, tetapi juga bagaimana dana tersebut dapat kembali memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Murison.
Dana ZIS ASN Disalurkan untuk Pendidikan dan Masyarakat
Momentum apel gabungan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui sejumlah program BAZNAS Kabupaten Kerinci.
Salah satunya adalah Program Kerinci Cerdas yang menyasar siswa dari keluarga kurang mampu. Sebanyak 180 siswa menerima bantuan beasiswa dengan total nilai mencapai Rp90 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak di Kabupaten Kerinci.
Selain sektor pendidikan, dana ZIS juga disalurkan melalui Program Kerinci Peduli. Sebanyak 180 mustahik fakir miskin menerima santunan dengan total bantuan senilai Rp90 juta.
Dengan demikian, total dana yang disalurkan melalui Program Kerinci Cerdas dan Kerinci Peduli pada kesempatan tersebut mencapai Rp180 juta.
Penyaluran ini menunjukkan bahwa zakat yang dihimpun dari ASN dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan dukungan dalam bidang pendidikan dan pemenuhan kebutuhan sosial.
Kecamatan Batang Merangin Juga Raih Penghargaan
Selain Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, penghargaan juga diberikan kepada Kantor Camat Batang Merangin.
Kantor Camat Batang Merangin ditetapkan sebagai Unit Pengumpul Zakat Terbaik lingkup kecamatan.
Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu bagi UPZ di lingkungan pemerintah daerah untuk semakin aktif meningkatkan penghimpunan zakat.
Wakil Bupati Murison berharap capaian yang diraih Dinas Kesehatan maupun Kantor Camat Batang Merangin dapat menjadi contoh bagi OPD dan kecamatan lainnya.
Ia juga mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kerinci agar semakin patuh dalam menunaikan zakat penghasilan melalui lembaga pengelola zakat yang telah ditetapkan.
Dengan meningkatnya kesadaran ASN dalam membayar zakat, potensi dana ZIS yang terkumpul di Kabupaten Kerinci diharapkan semakin besar. Pada akhirnya, dana tersebut dapat disalurkan kembali kepada masyarakat dalam berbagai bentuk program sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan.
Penghargaan UPZ terbesar tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat. Pengelolaan yang baik diharapkan membuat manfaat zakat semakin luas dan tepat sasaran.
Pemkab Kerinci pun berharap penghargaan ini tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi semata, tetapi mampu mendorong lahirnya budaya kepedulian dan gotong royong di kalangan ASN untuk ikut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah.(qhy)
